Forum VClass Softskill Pertemuan 1

Sabtu, 04 April 2020
Dosen Pembimbing : 
DONIE MARGAVIANTO, S.KOM., M.MSI.








==================================================================



Information Technology Infrastructure Library (Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi ) / I.T.I.L



        ITIL atau Information Technology Infrastructure Library (Bahasa Inggris, diterjemahkan Pustaka Infrastruktur Teknologi Informasi), adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan, serta operasi teknologi informasi (TI). ITIL diterbitkan dalam suatu rangkaian buku yang masing-masing membahas suatu topik pengelolaan TI. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya. ITIL memberikan deskripsi detail tentang beberapa praktik TI penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi TI.
        
        Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan).
        
        Pada 30 Juni 2007, OGC menerbitkan versi ketiga ITIL (ITIL v3) yang intinya terdiri dari lima bagian dan lebih menekankan pada pengelolaan siklus hidup layanan yang disediakan oleh teknologi informasi. Kelima bagian tersebut adalah:
  1. Service Strategy
  2. Service Design
  3. Service Transition
  4. Service Operation
  5. Continual Service Improvement
        Kelima bagian tersebut dikemas dalam bentuk buku, atau biasa disebut sebagai core guidance publications. Setiap buku dalam kelompok utama ini berisi :
  • Practice fundamentals  
menjelaskan latar belakang tahapan lifecycle serta kontribusinya terhadap pengelolaan layanan TI secara keseluruhan.
  • Practice principles 
menjelaskan konsep-konsep kebijakan serta tata kelola tahanan lifecycle yang menjadi acuan setiap proses terkait dalam tahapan ini.
  • Lifecycle processes and activities 
menjelaskan berbagai proses maupun aktivitas yang menjadi kegiatan utama tahapan lifecycle. Misalnya proses financial management dan demand management dalam tahapan Service Strategy.
  • Supporting organization structures and roles 
proses-proses ITIL tidak akan dapat berjalan dengan baik tanpa definsi roles dan responsibilities. Bagian ini menjelaskan semua aspek yang terkait dengan kesiapan model dan struktur organisasi.
  • Technology considerations 
menjelaskan solusi-solusi otomatisasi atau software ITIL yang dapat digunakan pada tahapan lifecycle, serta persyaratannya.
  • Practice Implementation 
berisi acuan/panduan bagi organisasi TI yang ingin mengimplementasikan atau yang ingin meningkatkan proses-proses ITIL.
  • Complementary guideline 
berisi acuan model-model best practice lain selain ITIL yang dapat digunakan sebagai referensi bagian tahapan lifecycle.
  • Examples and templates 
berisi template maupun contoh-contoh pengaplikasian proses.

        Di samping buku-buku dalam core guidance publications, ada juga complementary guidance. Dimana buku-buku dalam kategori nantinya dimaksudkan untuk memberikan model, acuan dan panduan bagi penerapan ITIL pada sektor-sektor tertentu seperti jenis industri tertentu, tipe organisasi serta arsitektur teknologi. Dengan demikian, ITIL akan dapat lebih diterima serta diadaptasi sesuai dengan lingkungan serta behaviour dari setiap organisasi TI.

        Salah satu contoh pada I.T.I.L adalah membuat desain layanan TI yang tepat dan inovatif, termasuk arsitektur, kebijakan dan dokumentasi untuk memenuhi kesepakatan dari kebutuhan bisnis untuk saat ini dan masa depan.

Proses yang tercakup dalam Service Design ialah membuat desain layanan TI yang tepat antara lain :
  • Service Level Management, berfokus pada penelitian dan pemahaman kebutuhan yang meliputi negosiasi, persetujuan dan dokumentasi terhadap target layanan TI. Selain itu SLM juga berfungsi dalam pemantauan, pengukuran dan pelaporan mengenai seberapa baik penyedia service/layanan menyampaikan target yang telah disepakati.
  • Service Catalog Management, menyediakan satu sumber informasi yang konsisten dari service-service yang telah disetujui, memastikan ketersediaan bagi siapa saja yang telah disetujui untuk mengaksesnya. Hal ini bertujuan agar Service Catalog memiliki informasi yang akurat mengenai semua service operasional dan service yang akan dioperasikan.
  • Capacity Management, bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara biaya dengan sumberdaya (komponen, dll.) serta menjaga keseimbangan antara persediaan dan kebutuhan.
  • Availability Management, hal ini untuk memastikan semua layanan ketersediaan telah sampai pada user baik untuk saat ini ataupun dimasa mendatang.
  • Supplier Management, berfungsi untuk mengelola penyedia dan layanannya dalam menyediakan service TI yang berkualitas dan memastikan nilai uang yang dikeluarkan dan memastikan nilai keuntungan yang akan diperoleh.
  • Information Security Management, berfungsi untuk menyelaraskan IT Security dengan keamanan bisnis serta memastikan keamanan informasi dapat dikelola secara efektif dalam semua layanan dan kegiatan manajemen.





Referensi:



- Anonim. PENGERTIAN ITIL BAGIAN I. Diambil dari: https://itgid.org/pengertian-itil/. (06 April 2020)

- Hartedi, A. (2018). Manajemen Layanan IT menurut ITIL (Information Technology Infrastructure Library). Diambil dari: https://adlanhartedi.wordpress.com/2018/04/01/manajemen-layanan-it-menurut-itil-information-technology-infrastructure-library/. (06 April 2020).

Comments

Popular posts from this blog

MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI 2.2

Forum VClass Pertemuan 5

INOVASI SISTEM INFORMASI DAN NEW TEKNOLOGI 8.1