MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI 4.1

Sabtu, 04 Juli 2020
Dosen Pembimbing : 
DONIE MARGAVIANTO, S.KOM., M.MSI.








==================================================================



Bagaimana Cara Melakukan Testing Untuk Recovery Data Pada Server



Kehilangan data pada umumnya ditandai dengan satu atau lebih hal berikut:
  • Tidak mampu mengakses data dari sistem atau cadangan komputer yang sebelumnya berfungsi
  • Penghapusan file tanpa disengaja atau penimpaan struktur kontrol data
  • File rusak atau tidak dapat mengakses karena operasi perangkat yang abnormal atau kerusakan

Di antara penyebab lain, kehilangan data dapat dikaitkan dengan kesalahan sistem atau manusia, kondisi lingkungan yang merugikan dan kegagalan perangkat:
  • Kehilangan data akibat kesalahan manusia termasuk penghapusan yang disengaja atau tidak disengaja atau penimpaan file.
  • Kerusakan karena virus, bug perangkat lunak sistem operasi atau aplikasi, atau kegagalan dalam pemutakhiran juga dapat menyebabkan kehilangan data.
  • Penyebab fisik umum pada kehilangan data termasuk hilangnya daya atau lonjakan listrik, terlalu panas, pengosongan elektrostatik ("statis") dan segala jenis kerusakan fisik pada perangkat atau media penyimpanan.
        Sebagai staff IT ataupun administrator jaringan Anda harus tahu cara memulihkan file dan partisi yang telah dihapus secara tidak sengaja oleh pengguna atau dari bencana menggunakan aplikasi tertentu sebagai teknik pemulihan untuk mendapatkan informasi penting yang tidak sengaja dihapus sebelumnya. Salah satu software yang dapat digunakan untuk memulihkan data server adalah EaseUS Data Recovery Wizard, yaitu software pemulihan untuk Windows yang mendukung file, partisi, dan pemulihan data secara lengkap.

        EaseUS Data Recovery Wizard memecahkan semua masalah kehilangan data dari mulai memulihkan file yang dikosongkan dari recycle bin atau hilang karena software crash, hardisk yang diformat atau rusak, serangan virus, kehilangan partisi, dan alasan lain yang tidak diketahui di Windows, ia memulihkan data dari partisi diformat dengan nama dan jalur penyimpanan yang asli.

Berikut contoh sederhana penggunaannya:
  1. Nyalakan PC Anda sebagai local admin. 
  2. Sebelum menjalankan aplikasinya, Cek terlebih dahulu file apa saja yang ada di disk yang akan kita scan. 
  3. Kemudian hapus file yang akan kita recover. 
  4. Install aplikasi EaseUS Data Recovery Wizard, dan ikuti semua petunjuk instalasi. 
  5. Secara default, akan terceklis opsi seperti di bawah, jika ingin melakukan pemulihan file-file tertentu kita dapat memilih dengan cara hanya menceklis jenis file tersebut. 
  6. Pilih local drive yang akan dipulihkan. 
  7. Setelah scan selesai pilih file yang akan dipulihkan lalu klik recover. 
  8. Tentukan di mana lokasi file yang Anda pulihkan akan disimpan. 
  9. Proses pemulihan selesai. 
  10. Data yang hilang sudah bisa dinakan kembali. 
  11. Jika file yang dicari belum ditemukan anda dapat menggunakan opsi deep-scan (sekedar informasi: file yang bisa dipulihkan adalah file yang pada drive tersebut belum ditumpuk oleh file baru, jika Anda memiliki Flashdisk 16GB, menghapus file A: 2GB, lalu mengisi flashdisk tersebut dengan berbagai file sampai berisi 15.5 GB, kemungkinan anda dapat memulihkan file A sangat kecil karena sudah tertumpuk).

Referensi:
- Anonim. (2017). Memulihkan dan Mengembalikan Data Yang Hilang dengan EaseUS Data Recovery Wizard. Diambil dari: https://i-3.co.id/memulihkan-dan-mengembalikan-data-yang-hilang-dengan-easeus-data-recovery-wizard/. (12 Juli 2020)

- Anonim. Kehilangan Data dan Solusi Pemulihannya. Diambil dari: https://www.seagate.com/id/id/tech-insights/data-loss-and-recovery-solutions-master-ti/. (12 Juli 2020)

Comments

Popular posts from this blog

MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI 2.2

Forum VClass Pertemuan 5

INOVASI SISTEM INFORMASI DAN NEW TEKNOLOGI 8.1